Soundrenaline 2019 Akan Digelar Akhir Pekan Ini

  • 07 September 2019
  • Oleh: Berita Bali
  • Dibaca: 154 Pengunjung

DENPASAR - Salah satu gelaran festival musik tahunan terbesar di Asia Tenggara, Soundrenaline siap digelar kembali tahun ini. Menyuguhkan kemasan musik timeless, Soundrenaline 2019 bakal berlangsung di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Badung pada akhir pekan ini, 7-8 September 2019. Mengusung tajuk ‘The Spirit Of All Time’ festival Soundrenaline 2019 melibatkan 60 musisi progresif dari berbagai genre dan generasi serta 17 kolaborator dari berbagai bidang untuk memberikan penampilan musik berbalut seni.

Andhika Adiputra yang akrab disapa Choky perwakilan dari Level 7 selaku penyelenggara Soundrenaline 2019 memastikan gelaran Soundrenaline ke-17 akan memberikan lebih banyak kejutan dengan berbagai program kreatif tidak hanya panggung musik.  “Penyelenggaraan Soundrenaline kali ini merupakan sebuah perayaan akan konsistensi dalam memberikan ruang bagi musisi maupun kreator dari berbagai bidang untuk bebas berekspresi dan terus menginspirasi,” ucapnya saat ditemui pada Soundrenaline Talkshow, Kamis (4/9/2019) di Two Fat Monks, Denpasar.

Soundrenaline tahun ini dijanjikan akan semakin berwarna dengan keterlibatan para talenta progresif yang membawa karya-karya unik dan kolaboratif. Kolaborasi tidak hanya dihadirkan oleh sesama kreator/musisi, namun antara kreator/musisi dan pengunjung. Berbagai program mulai dari workshop, marketplace, live cooking demo dari musisi, hingga rap battle, diharapkan dapat memberikan pengalaman festival yang berkesan dan tak terlupakan bagi setiap pengunjung yang hadir.

Sementara itu Saleh ‘Ale’ Husein selaku Art Director Soundrenaline 2019 menyampaikan pengalaman festival yang lengkap dengan berbagai kegiatan interaktif merupakan hal yang selalu diusung oleh Soundrenaline. “Ada empat panggung pada Soundrenaline kali ini, yaitu A Stage, Celebration Stage, Creators Stage, dan All Time Stage yang telah dirancang dengan megah dan artistik berkolaborasi dengan para kreator ternama seperti Isha Hening, I Made Aswino Aji, DGTMB oleh Eko Nugroho, Silakarang Art Crew, Uvisual, Fluxcup, dsb,” papar Ale.

Antusias yang senada juga disampaikan music curator Soundrenaline Widi Puradiredja. “Soundrenaline ke-17 buat saya menjadi sebuah gelaran yang sangat spesial. Festival ini adalah sebuah ruang besar dengan banyak inspirasi untuk para insan kreatif. Bagi musisi, Soundrenaline adalah panggung impian dan kita punya kesempatan untuk bertemu berbagai musisi dari genre bahkan generasi berbeda. Maka kali ini, keragaman tersebut yang kita pertahankan dan tunjukkan,” jelas pria yang juga merupakan drummer Maliq & D’Essentials.

 

Soundrenaline kali ini juga melibatkan sejumlah seniman serta musisi Baliseperti pada gelaran-gelaran sebelumnya. Tahun ini lebih dari 50 musisi dan seniman asal Bali telah bersiap menyambut seluruh penikmat seni yang akan memadati area SAYAK pada akhir pekan ini. Nama-nama besar seperti Navicula, The Hydrant, Parau, The Dissland, dan Bali Project dipastikan akan menghentak panggung-panggung yang ada. Selain musisi, seniman berbakat asal pulau Dewata I Made Aswino Aji, Agus Mediana, I Putu Edi Kharisma, serta Silakarang Art Crew juga akan menghadirkan karya yang akan memberi warna tersendiri pada gelaran Soundrenaline ke-17.

Untuk itu, musisi Bali yang sudah seringkali menghiasi panggung Soundrenaline, Navicula, menyatakan antusiasme untuk dapat memberikan sajian spesial. “Sudah beberapa kali Navicula main di Soundrenaline dan setiap kali kita beraksi di atas panggung megah Soundrenaline di tengah paparan tebing, energinya luar biasa. Kami selalu bersemangat dengan audience yang gak kalah antusias, interaksi yang ada selalu begitu besar, terlebih karena manggung di rumah kami sendiri,” ungkap Robi, sang vokalis.

Selain Robi, Putu Hendra Brawijaya Putra atau Saylow yang menggawangi Bali Project dipastikan akan membawa 17 pemain perkusi dan penari serta 30 penabuh Adi Merdangga atau gamelan. “Pada Soundrenaline ke-17 kami akan kembali membawa kesenian khas Bali yang memiliki sebuah cerita unik. Sejalan dengan tema Soundrenaline yaitu The Spirit of All Time, kali ini tema penampilan kami adalah Kalatattwa atau Sang Waktu yang mengekspresikan sebuah kekuatan yang bertumbuh dan bertahan melawan usia. Kisah Kalatattwa akan disampaikan melalui kolaborasi lintas komunitas yaitu Bali Extreme Drummer, Kelompok Baleganjur Adi Merdangga, Barungan Igel, Dalang. dan insan Visual Art & Motion,” jelas Saylow.

Dalam menikmati timeless festival experience yang hanya ada di gelaran Soundrenaline, para pengunjung dapat pula membawa pengalaman yang didapat dengan merchandise favorit kolaborasi special antara Soundrenaline dan DAMN! I Love Indonesia. Beberapa produk unik seperti tote bag, t-shirt, dan topi, yang dijadikan official merchandise Soundrenaline tersebut bisa didapatkan langsung pada saat acara.


  • 07 September 2019
  • Oleh: Berita Bali
  • Dibaca: 154 Pengunjung

Event Terkait Lainnya