Pemanfaatan Pekarangan Sebagai Bagian Dari Kegiatan Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK ) yang Terintegrasi dengan Kegiatan Kelas Ibu Balita

  • April 2014
  • Oleh: Dw Ayu Kd Mahadyanti Dewi
  • Dibaca: 7291 Pengunjung
Pemanfaatan Pekarangan Sebagai Bagian Dari Kegiatan Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK ) yang Terintegrasi dengan Kegiatan Kelas Ibu Balita

Kegiatan ini meliputi penanaman sayuran seperti sawi hijau dan bayam untuk menghasilkan sayuran organik yang dimanfaatkan sebagai bahan    MP-ASI dan PMT penyuluhan di posyandu. MP-ASI dan PMT penyuluhan yang di praktekkan di posyandu misalnya , bubur susu, nasi tim bayam, cah sawi hijau. Untuk bahan sayuran dari MP –ASI tersebut bisa diambil dari tanaman bayam dan sawi hijau yang ada di pekarangan. kegiatan ini  juga terintegrasi dengan kegiatan kelas ibu balita. Kegiatan tersebut diatas dilakukan pertama kali sebagai pilot proyek di posyandu banjar Batu Jimbar bekerjasama dengan  kaling, PKK dan kader posyandu di banjar batu jimbar. Kegiatan ini dilakukan disamping untuk mengoptimalkan peran serta masyarakat juga bisa meningkatkan gizi keluarga khususnya untuk sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral serta menunjang ekonomi keluarga karena menghemat pengeluaran keluarga untuk membeli bahan sayuran, dan untuk pengembangannya hasilnya juga bisa dijual karena ada beberapa komoditas sayuran yang tidak memerlukan lahan yg luas untuk  membudidayakannya.

2.1.1 Uraian Kegiatan

Ø  Persiapan untuk pemanfaatan pekarangan

-          Koordinasi dengan Kepala Lingkungan , pengurus dan ketua PKK serta kader Posyandu untuk membuat kebun sayuran yang mudah cepat dan mudah tumbuh misalnya sawi hijau dan bayam.

-            Untuk pekarangan yang sempit dan dipaping digunakan pipa paralon dan botol  plastik bekas sebagai tempat menanam bibit sayuran

-            Media untuk tanaman sayur ini bisa menggunakan sekam yang dicampur tanah subur

-            Setelah media siap, maka mulailah menanam bibit sayuran

-                 Jika tanaman sayur sudah siap dipanen maka hasilnya bisa dibawa ke posyandu untuk dipakai sebagai bahan untuk pembuatan PMT ditambah dengan bahan makanan lain yg murah seperti tahu atau tempe.

-          Hasil sayuran tersebut juga bisa dimanfaatkan sendiri oleh keluarga untuk dimasak sehari-hari sehingga bisa menghemat uang, dan menunjang ekonomi keluarga.

             

Ø  Kelas ibu balita

Kegiatan pemanfaatan pekarangan ini terintegrasi dengan kelas ibu balita dalam pemanfaatan hasil pekarangan untuk bahan praktek pembuatan MP-ASI pada kelas ibu balita.

Kelas ibu balita adalah Kelas dimana para ibu yang mempunyai anak berusia 0-5 tahun secara bersama-sama belajar dengan panduan satu atau beberapa orang fasilitator yang terlatih menggunakan Buku KIA.

Tujuan:

a.       Umum

     Meningkatkan pengetahuan, Sikap dan perilaku ibu dengan menggunakan Buku KIA dalam mewujudkan tumbuh kembang Balita yang optimal

b.      Khusus

-       Meningkatkan kesadaran pemberian ASI secara Eksklusif

-          Meningkatkan pengetahuan ibu akan pentingnya imunisasi pada bayi

-          Meningkatkan keterampilan ibu dalam pemberian MP-ASI dan Gizi seimbang pada Balita

Indikator keberhasilan:

1. Indikator Input

n  Jumlah tenaga kesehatan (fasilitator)

n  Jumlah kader yg aktif pada kegiatan Kelas Ibu Balita

n  Perbandingan antara tenaga kesehatan (fasilitator) dg jumlah ibu Balita

n  Kelengkapan sarana penyelenggaraan

n  Kelengkapan prasarana penyelenggaraan

 

1.   Indikator Proses

n  Penyelenggaraan Kelas Ibu Balita sesuai dengan pedoman

n  % ibu Balita yang hadir pada Kelas Ibu Balita

n  % ibu Balita yang aktif pada saat penyelenggaraan

n  % ibu Balita yang nilai post-tes lebih tinggi dari pre-test

 

2. Indikator output

n      % bayi yg memiliki Buku KIA

n      % bayi yg mendapt ASI ekslusif (6 bulan)

n      % bayi yg mendapat Imunisasi lengkap

n      % bayi (6-24 bl) yg mendapat Vit A 100.000 IU

n      % bayi yg ditimbang 8 kali per th

n%bayi yg mendapt yan SDIDTK minimal 4 kali

n% Balita 6-24 bl yg mendapat MP-ASI

n% Balita 12-59 bl yg memiliki Buku KIA

n% Balita 12-59 bl yg mendapat Vit A 2 kl per th

n      % Balita 12-59 bl yg mendapat yan SDIDTK minimal 2 kali per th

 

Contoh resep MP-ASI yang di praktekkan pada kelas ibu balita:

a.       Bubur susu ( usia 6-9 bulan)

-                Bahan              :           150 cc susu (3/4 gelas)

                                             50 cc air putih (1/4 gelas)

                                             10 gr gula putih (1 sendok makan)

                                             20 gr tepung beras ( 2 sendok makan)

                                             Garam sedikit, menurut selera

-                Cara Membuat

                                                            Tepung beras diencerkan dengan air 50 cc dan dimasukkan ke dalam susu yang telah diencerkan ,masukkan gula pasir aduk rata, panaskan di atas kompor dengan api kecil, aduk sampai matang, tambahkan garam.

 

b.      Bubur bayam tahu (9-12 bulan)

-                   Bahan                :         20 gr beras

                                               10 gr bayam

                                               250 air kaldu

                                               1 helai daun bawang iris tipis-tipis

                                               30 gr tahu

Cara membuat  :

·         Masukkan beras dalam air kaldu, aduk-aduk sampai menjadi bubur

·         Setelah matang, masukkan irisan bayam, tahu dan daun bawang

·         Segera angkat sebelum bayam berubah warna

·         Haluskan bubur dengan saringan atau blender,bila anak belum terbiasa makan bubur kasar

·         Siap disajikan

 

c.        Sawi Hijau Cah Tahu (1-5 tahun)

-                Bahan              :           300 gr sawi hijau potong-potong

                                             100 gr tahu potong dadu

                                             3 butir bawang putih

                                             3 butir bawang merah

                                             1 cabe merah

                                             200 ml air

                                             2 sdk makan minyak sayur

                                             2 sdk makan saos tiram

                                             Garam secukupnya

-                   Cara membuat

·         Panaskan minyak,bawang putih dan tahu, tumis hingga harum dan kecoklatan

·         Masukkan airnya, tambahkan saos siram, garam

·         Setelah air mendidih masukkan  sawi

·         Aduk-aduk, setelah matang angkat, siap dihidangkan

 

No telp Penulis 08123689163, 03618608951

  • April 2014
  • Oleh: Dw Ayu Kd Mahadyanti Dewi
  • Dibaca: 7291 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Berita Lainnya