Kurangi Kepadatan Arus Lalin

  • 20 April 2017
  • Oleh: kominfo
  • Dibaca: 73 Pengunjung
Kurangi Kepadatan Arus Lalin

Kepadatan arus lalu lintas pada jam-jam sekolah dan jam kerja menjadi perhatian Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota I Gn Jaya Negara bersama seluruh jajaran. Tentu hal ini telah dilakukan langkah lewat rekayasa arus lalu lintas dengan memperhatikan beberapa kawasan padat arus lalin dijam pulang sekolah. Namun hal ini juga akan segera didukung dengan inovasi bus sekolah gratis bagi siswa sekolah secara bertahap.
''Pemerintah Kota Denpasar akan merealisasikan Program pengadaan bus sekolah gratis pada tahun ajaran baru 2017/2018 yakni sekitar bulan juli 2017 mendatang,'' ungkap  Kepala Unit Pelayanan Teknis Trasportasi Darat Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Dewa Ketut Adi Pradnyana saat di temui di Denpasar Kamis (20/4).
Lebih lanjut dikatan melalui Dinas Perhubungan Denpasar program ini sebagai wujud nyata peran serta Pemerintah dalam menyediakan sistem pelayanan angkutan sekolah. Disamping itu program ini juga sebagai sarana edukasi bagi pelajar dengan menggunakan angkutan sekolah.
Program bus sekolah ini lebih menekankan pada pelayanan keselamatan anak, mengurangi antar jemput pelajar menggunakan angkut pribadi dan mengurangi volume lalu lintas. Serta mendukung program Denpasar sebagai kota layak anak. Ia juga mengaku, program bus sekolah gratis ini telah dilakukan kajian melibatkan akademisi, survei dan juga melaksanakan seminar dan sosialisasi. Bus sekolah ini dirancang berbeda yang menekankan pada keamanan dan kenyamanan. Dari segi fasilitas bus dilengkapi dengan fasilitas AC, CCTV, Smart Card, Multimedia, GPS dan wifi serta yang tidak kalah menarik adalah adanya aplikasi mobile phone, agar orang tua siswa mengetahui posisi bus. "Melalui progran bus sekolah ini diharapkan dapat meringankan beban orangtua siswa saat mengantar dan menjemput anak, memberikan rasa aman bagi siswa, sehingga orang tua siswa tidal was-was dengan anaknya seperti maraknya kasus kecelakaan yang menimpa siswa,'' harap Dewa Adi.
Ia juga menjelaskan program tahap awal bus sekolah akan mengoperasikan sebanyak 6 bus, satu bus kapasitasnya sekitar 25 orang.  Sedangkan rute tahapan pertama baru mampu melayani Kecamatan Denpasar Utara dan Denpasar Timur.  Dua Kecamatan ini dipioritaskan mengingat selama ini belum ada akses angkutan umum yang melayani diwilayah tersebut. Untuk tahap kedua akan dilanjutkan   melayani Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Selatan.
Plt Kasubag Tata Usaha UPT Pelayanan Transportasi Darat selaku Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) Kegiatan Angkutan Sekolah I Putu Budi Ari Wibawa menambahkan, program bus sekolah gratis ini disambut  antusias dan mendapat sambutan positif dari masyarakat khususnya kalangan siswa dan orang tua siswa. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme  siswa yang telah mendaftar, serta sampai saat ini jumlah yang mendaftar sebanyak 224 orang dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Denpasar. Bahkan dari program ini siswa  dari  kabupaten lain  juga antusias mendaftar dan ingin dilayani program bus sekolah gratis.
Ia juga menjelaskan meskipun pendaftar siswa membludak,  namun tahap pertama diutamakan Denpasar Timur dan Denpasar Utara. Untuk mengantisipasi membludaknya pendaftaran  pihaknya menghentikan sementara pendaftaran untuk jadwal pagi. Karena  dari 6 bus yang dioperasikan  pihaknya hanya bisa menampung sebanyak 150 orang.   Sedangkan untuk jadwal siang pihaknya masih membuka pendaftaran. Tata cara pendaftaran sangat mudah yaitu dengan mengisi blanko pendaftaran dan surat kesanggupan melapor ke pihak sekolah dan melengkapi kelengkapan surat lainnya. Untuk memperlancar bus sekolah ini pihaknya pun telah mempersiapkan halte. Jika layanan bus sekolah ini sudah berjalan dan halte belum usai, maka pihaknya akan menentukan titik kumpul siswa. ''Kalau dalam satu kawasan ada 5 orang atau 10 orang maka kami langsung menjemput siswa dikawasan sekitar rumahnya. Jika dalam ruas jalan hanya satu orang maka siswa itu tinggal menunggu di depan,'' ungkapnya.  (Ayu)

  • 20 April 2017
  • Oleh: kominfo
  • Dibaca: 73 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Berita Lainnya