Mengenal Museum Bali di Denpasar

  • 15 Agustus 2017
  • Oleh: admin 3
  • Dibaca: 1225 Pengunjung
Mengenal Museum Bali di Denpasar

Ide awal untuk mendirikan museum negeri propinsi Bali Denpasar, datang dari seorang yang bernama W.F.J Kroon. W.F.J Kroon adalah orang asing yang menjabat sebagai seorang asisten residen Bali selatan dari tahun 1909-1913. Museum Bali di Denpasar awalnya hanya memiliki luas tanah 2.600 meter persegi dan terdapat tiga pembagian dari tiap-tiap halaman, halaman luar, halaman tengah dan halaman dalam. Tiap-tiap halaman dibatasi dengan tembok dan terdapat Gapura (pintu masuk). Di halaman dalam, terdapat tiga bangunan dan masing-masing bangunan dinamakan nama daerah sesuai dengan nama daerah dari raja yang membiayai pembangunan museum yaitu gedung Karangasem, gedung Tabanan, dan gedung Buleleng

Tepat di hari kemerdekan republik Indonesia, pengelolaan museum Bali di Denpasar diambil alih oleh pemda provinsi Bali. Kemudian pada tanggal 5 Januari 1965, pemerintah Indonesia mengambil alih pengelolaan museum, yang kemudian diserahkan ke bagian dinas pendidikan dan kebudayaan. Dinas pendidikan dan kebudayaan kemudian memberikan nama, museum negeri provinsi Bali. Lokasi museum Bali terletak di pusat kota Denpasar, alamat tepatnya di Jalan Mayor Wisnu Denpasar. Disebelah utara museum Bali Denpasar, terdapat sebuah pura besar yang juga salah satu tempat wisata di kota Denpasar, namanya adalah Pura Jagatnatha.

Koleksi museum ini terdiri dari koleksi etnografika seperti peralatan yang digunakan saat zaman pra sejarah, peralatan upacara keagamaan dan adat, perkembangan seni dan budaya masyarakat Bali, dari jaman ke jaman. Tentunya dengan anda melihat koleksi museum anda akan dapat membandingkan, bentuk dari peradaban masyarakat Bali jaman prasejarah dan zaman modern.

  • 15 Agustus 2017
  • Oleh: admin 3
  • Dibaca: 1225 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya

Berita Lainnya