Denpasar Sekilas

  • Dibaca: 255 Pengunjung

 SEKILAS KOTA DENPASAR

    VISI

   DENPASAR KREATIF BERWAWASAN BUDAYA DALAM KESEIMBANGAN MENUJU KEHARMONISAN. 

 

    MISI
   1.   Menumbuh kembangkan jati diri masyarakat Kota Denpasar berdasarkan budaya Bali.
   2. Memberdayakan masyarakat Kota Denpasar berlandaskan kearifan lokal melalui budaya kreatif.
   3. Mewujudkan Pemerintahan yang baik (good governance) melalui penegakan supremasi hukum (law enforcement)
   4. MeningkatkanpPelayanan publik menuju kesejahteraan masyarakat (welfare society)
   5. Mempercepat pertumbuhan dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui sistem ekonomi kerakyatan

 

     LAMBANG
   
   1.   Lambang Daerah Kota Denpasar berbentuk segi lima sama sisi dengan warna dasar biru laut dengan garis pinggir putih hitam.
   2. Motto "PURRADHIPA BHARA BHAVANA" , artinya: Kewajiban Pemerintah adalah meningkatkan kemakmuran Rakyat.
   3. Di dalam segi lima sama sisi tersebut terdapat lukisan-lukisan yang merupakan unsur-unsur lambang sebagai berikut :
    
   a.   Segi lima sama sisi : 
Dasar dengan bentuk Segi Lima Sama Sisi berarti mencerminkan bahwa Dasar Negara Republik Indonesia adalah Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia. 
Warna Dasar Biru Laut melambangkan Keagungan 
Garis pinggir berwarna putih dan hitam berarti: Warna putih melambangkan kesucian/budhi luhur dan warna hitam melambangkan kekuatan.
   b. Padmasana Jagatnatha :
Melambangkan alam semesta tempat suci untuk pemujaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. 
Jagatnatha dapat pula diartikan sebagai tempat Pemerintah atau Penguasa. Jadi dengan demikian Jagatnatha disini dapat diartikan bahwa Denpasar adalah merupakan Pusat Pemerintahan. 
Warna Kuning Emas pada Pura Jagatnatha adalah merupakan tempat suci untuk Pemujaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
   c. Keris : 
Keris melambangkan jiwa/mentalitas keperwiraan yang lazim disebut Jiwa Kesatria. 
Keris disini melambangkan bahwa Kota Denpasar adalah juga merupakan Kota Perjuangan. 
Warna Hitam dalam Keris tersebut melambangkan ketegasan.
   d.

Candi Bentar : 
Candi Bentar melambangkan Kebudayaan, ini berarti bahwa Kota Denpasar mempunyai Kebudayaan yang sifatnya khas.
Candi Bentar juga dapat diartikan bahwa Kota Denpasar merupakan pintu gerbangnya Propinsi Bali.

   e. Tangga yang Jumlahnya Tiga Buah : 
Ini melambangkan bahwa Konsep pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Denpasar selalu berlandaskan konsep TRI KAYA PARISUDHA.
   f.

Lingkaran Bunga Teratai Yang Jumlahnya 8 (Delapan) Helai, melambangkan Astha Dala atau Astha Beratha.

   g.

Padi Kapas Serta Rantai (Gelang) Dua Buah melambangkan : 
Padi yang jumlahnya 27 buah melambangkan tanggal 27. 
Rantai (Gelang) dua buah yang melambangkan bulan dua (Pebruari). 
Kapas yang bunganya berjumlah 9 (Sembilan) buah dan daunnya dua helai melambangkan tahun 92. Jadi dengan demikian Padi Kapas serta rantai (Gelang) sebagai pengikat Padi Kapas melambangkan bahwa Kota Denpasar lahir pada tanggal 27 Pebruari 1992.

   
KETENTUAN WARNA
1. Dasar lambang biru laut dengan garis pinggir putih dan hitam.
2. Padmasana Jaganatha yang berwarna kuning emas.
3. Keris berwarna hitam.
4. Candi Bentar berwarna merah bata.
5. Buah padi berwarna kuning emas.
6. Bunga kapas berwarna putih dengan dibawahnya hijau.
7. Tali pengikat (rantai/gelang) berwarna merah.
8. Tangga berwarna merah bata.
9. Lingkaran Astha Dala/Astha Beratha berwarna kuning emas.
10. Pita berwarna putih.
11. Tulisan Motto berwarna hitam.
  • Dibaca: 255 Pengunjung