Meski Tahun Politik, Denpasar Tetap Gelar Lomba Ogoh-Ogoh

  • 09 Januari 2019
  • Dibaca: 827 Pengunjung
Meski Tahun Politik, Denpasar Tetap Gelar Lomba Ogoh-Ogoh

Sebagai bentuk dukungan dalam memberikan ruang kreatifitas anak muda di Denpasar, meski memasuki tahun politik 2019 ini Pemerintah Kota Denpasar tetap menggelar lomba ogoh-ogoh menjelang hari suci Nyepi. Antusias anak muda Denpasar dalam membuat ogoh-ogoh sudah tampak di beberapa kawasan banjar.

"Di Kota Denpasar dalam tahun politik ini tetap melaksanakan lomba ogoh-ogoh untuk melestarikan adat dan budaya serta kreatifitas anak muda Denpasar," ujar Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Mataram, Rabu (9/1). 

Lebih lanjut dikatakan Pemkot Denpasar sangat mendukung kreatifitas anak muda terlebih dalam pembuatan ogoh-ogoh yang juga sebagai bagian dari ekonomi kreatif. Terkait dengan tahun politik ini, pihaknya telah merancang kriteria lomba ogoh-ogoh serta melarang pembuatan ogoh-ogoh yang bermuatan politik. Sementara dalam menjaga keamanan dan kenyamanan bersama dalam pawai dan lomba ogoh-ogoh, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh komponen lembaga adat, dinas, dan aparat keamanan di Kota Denpasar. Hal ini nantinya diharapkan dapat bersama menjaga kondusifitas keamanan dan kenyamanan bersama.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kriteria perlombaan ogoh-ogoh sama seperti tahun-tahun sebelumnya yang tetap mengacu pada kriteria pembuatan ogoh-ogoh berbahan dasar alami yang artinya tidak menggunakan bahan seperti styrofoam. "Lomba ogoh-ogoh ini tetap dilaksanakan, namun kriteria lomba tetap mengacu seperti tahun sebelumnya dan tidak boleh berbau politik.," ujarnya sembari mengatakan kita tidak melarang dan tetap melaksanakan lomba ogoh-ogoh.

Sementara Ketua Sekaa Teruna Yowana Saka Bhuwana Banjar Tainsiat, Ketut Gede Arya Narendra mengaku pihaknya telah mempersiapkan tema ogoh-ogoh tahun ini. "Pemkot Denpasar yang tidak melarang pembuatan ogoh-ogoh dalam hajatan tahun politik ini tentunya tetap mendukung dan mendorong kreatifitas anak muda dalam membuat ogoh-ogoh di setiap banjar yang ada," ujarnya. (Pur)

  • 09 Januari 2019
  • Dibaca: 827 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita