Pemuda Banjar Bun nongkrong di Bale Kulkul, thn 1970

  • 22 Maret 2019
  • Dibaca: 70 Pengunjung
Pemuda Banjar Bun nongkrong di Bale Kulkul, thn 1970

Bale kulkul pada banjar Bun dulunya terletak di depan posisi Bale Banjar Bun. Dengan material berupa kayu untuk saka dan lambangnya. Penutup atap dipergunakan alang alang. 
Pada masa sekarang bale Kulkul tersebut dipindahkan ke lantai 2 dengan alasan efisiensi tempat.

Bale Banjar Bun yg terletak di Jalan Ceroring, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, dibangun kira-kira pada tahun 1950.

Istilah Bun pada penggunaan kata Bun, dalam bahasa Bali berasal dari kata makebunan yg berarti kebersamaan atau saling berbagi.

Namun istilah Bun juga memiliki makna lain yakni Bun yg dalam bahasa Balinya adalah tanaman merambat yg terkait antara satu dan lainnya, dimana dapat dijadikan lambang bahwa masyarakat di Banjar Bun memiliki sifat yg seperti tanaman merambat tersebut. Yakni saling terikat atau saling memiliki persatuan yg tinggi antara masyarakatnya.

Filosofi tersebut digunakan sebagai nama dari banjar ini. Hal ini terbukti dari adanya gotong royong dari masyarakatnya pada jaman dahulu sangat tinggi pada saat adanya kegiatan sosial antara krama banjar.

 

Via : sejarahdenpasar

  • 22 Maret 2019
  • Dibaca: 70 Pengunjung

Datang Kunjungi Denpasar Terkait Lainnya

Cari Datang Kunjungi Denpasar