Pementasan Tari Baris Wayang Sangat Sulit Di Laksanakan Saat Ini

  • 15 Mei 2019
  • Dibaca: 24 Pengunjung
Pementasan Tari Baris Wayang Sangat Sulit Di Laksanakan Saat Ini

Tari Baris Wayang adalah tarian dari daerah Lemintang, Denpasar yang ditarikan oleh 9 orang penari laki–laki. Tari Baris Wayang ini memiliki keunikan, yaitu penarinya membawakan wayang saat menari dan menyanyikan lagu–lagu ritual, dan lagu tersebut merupakan lagu pengruwatan. Berbeda dari baris upacara pada umumnya, yang iringannya kebanyakan menggunakan Gong Gede ataupun Gong Kebyar, pada Tari Baris Wayang ini menggunakan gambelan Batel Wayang yang penabuhnya juga ikut menyanyikan kidung atau tetembangan.
Tarian ini biasa ditampilkan pada upacara Ngusaba Dalem, yang mana dalam upacara tersebut terdapat upacara yang dinamakan mawayang-wayang dalam proses maecan-ecan (mengharapkan Ida Bhatara melimpahkan anugrah kepada ciptaannya). Upacara mewayang-wayang mengandung arti melihat kehidupan terdahulu atau mengkaji kehidupan yang lalu (instropeksi dan mulat sarira).
Sayangnya pada saat ini, pementasan Tari Baris Wayang sangat sulit di laksanakan karena penari dan sarana pendukungnya telah terkikis oleh perkembangan jaman. Pada tahun 2000 bertepatan dengan karya agung Di Pura Dalem Manik Penataran Agung Lemintang, Baris wayang mulai direkontruksi dan di bangkitkan kembali.
Meskipun menjadi kebutuhan dalam prosesi upacara di Pura Dalem Manik Penataran Lemintang, namun pementasan Tari Baris Wayang tersebut tidak boleh sembarangan dilaksanakan, kesenian tersebut akan dipentaskan apabila ada pawisik dari Ida Batara yang berstana di Pura Dalem Manik Penataran Agung Lemintang melalui perantara pamangku atau paremas (orang yang disucikan). Ritual yang dilakukan sebelum pementasan Tari Baris Wayang adalah dengan terlebih dahulu Nuwur Ida Bhatara Taksu Ratu Bagus Taman Kembar, yang spirit taksunya melinggih di Pura Taman Beji Batu Bolong Dalem Silemintang yang merupakan tempat penyiraman atau penyucian Ida Batara di Pura Dalem Manik Penataran Agung Lemintang.

  • 15 Mei 2019
  • Dibaca: 24 Pengunjung

Datang Kunjungi Denpasar Terkait Lainnya

Cari Datang Kunjungi Denpasar