Tingkatkan Kualitas Generasi Muda berlandaskan Tri Hita Karana

  • 21 Oktober 2017
  • Oleh: kominfo
  • Dibaca: 537 Pengunjung
Tingkatkan Kualitas Generasi Muda berlandaskan Tri Hita Karana

Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas kebudayaan Kota Denpasar pada Sabtu (21/10) menggelar Kegiatan Lomba Taman Genu Wirasa Antar Sekehe Teruna Se- Kota Denpasar di Wantilan Pura Agung Lokanatha, Lumintang Denpasar. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan juara lomba sekehe teruna se-kota Denpasar yang menjadi puncak dari serangkaian evaluasi sekehe teruna se-Kota Denpasar yang telah digelar sejak tanggal 3 Oktober di Denpasar Barat, 6 Oktober di Denpasar Timur, 8 Oktober di Denpasar Utara, dan terakhir 10 Oktober di Denpasar Selatan.

Dalam kesempatan tersebut hadir Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara bersama sejumlah OPD dilingkungan pemkot Denpasar, seklaigus membuka Kegiatan Lomba Taman Genu Wirasa Antar Sekehe Teruna Se- Kota Denpasar Tahun 2017.

Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kota Denpasar memberi kesempatan seluas- luasnya bagi para generasi muda untuk mempersatukan tujan serta meningkatkan kualitas diri terutama di era globalisasi dewasa ini. "Peningkatan kualitas diri ini melalui gelar kreativitas, tontonan serta tuntunan yang berlandaskan pada Tri Hita Karana" ujar Rai Iswara.

Koordinator Umum Lomba Taman Genu Wirasa Antar Sekehe Teruna Se- Kota Denpasar Tahun 2017, Cok Putra Wisnu Wardana mengatakan dari serangkaian evaluasi sekehe teruna se-Kota Denpasar menjadi salah satu bagian yang dinilai adalah Lomba Taman Genu Wirasa. "Taman Genu Wirasa merupakan kegiata dialog yang dikemas melalui pentas seni yang membahas permasalahan menyangkut Tri Hita Karana. Melalui Lomba Tmaan Genu Wirasa ini generasi muda diajak untuk peka terhadap permaslahan sosial yang muncul" ujar Cok Putra Wisnu Wardana

Lebih lanjut Cok Putra Wisnu Wardana mengatakan dalam serangkaian evaluasi Sekehe Teruna se-Kota Denpasar mengacu pada konsep Tri Hita Karana yang terdiri dari Parhyangan, Palemahan dan Pawongan. "Parhyangan atau dalam hal ini sekehe teruna menjadi sentral yang diharapkan mampu melaksanakan kegiatan spiritual yang menumbuhkan sikap- sikap positif. Melalui Taman Genu Wirasa inilah menjabarkan bagaimana melaksanakan Dharma Tula maupun Dharma Wacana. Palemahan bagaimana mereka peduli dengan lingkungan, dan Pawongan dimana sekehe terna diharapkan mampu menata dan memberdayakan keorganisasian sekehe teruna nya" ungkap Cok Putra Wisnu Wardana.

Salah satu peserta Ketut Alit dari ST. Teruna Jaya, Denpasar Timur menagtakan sangat puas dapat menampilkan yang terbaik Lomba Taman Genu Wirasa Antar Sekehe Teruna Se- Kota Denpasar Tahun 2017. "Tentu ajang ini menjadi wadah yang baik yang diberikan Pemkot Denpasar untuk mengembangkan kreativitas sekehe teruna" ujarnya.

Lomba Taman Genu Wirasa Antar Sekehe Teruna Se- Kota Denpasar Tahun dan Evaluasi Sekehe Teruna se-Kota Denpasar Tahun 2017 iniditutup dengan penyerahan Piagam dan Piala bagi para pemenang lomba. Untuk Kategori Lomba Sekehe Teruna didapatkan perolehan ST. Werdhi Sentana, Densel sebagai Juara I dengan 2.373 suara, disusul ST. Teruna Jaya, Dentim diurutan kedua dengan 2.355 suara, disusul ST, Yowana Saka Bhuana, Denut diposisi ketiga dengan 2.328 suara, dan juara Harapan I diraih ST. Cetra Yasa, Denbar dengan 2.253 suara.

Sementara di kategori Lomba Taman Genu Wirasa Juara I Diraih ST. Yowana Saka Bhuana, Denut dengan 422 suara, disusul diposisi kedua ST. Teruna Jaya, Dentim dengan 410 suara, disusul ST. Werdhi Sentana di posisi ketiga dengan 403 suara dan juara Harapan I diraih ST. Cetra Yasa, Denbar 377 suara.

  • 21 Oktober 2017
  • Oleh: kominfo
  • Dibaca: 537 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Berita Lainnya