Makna Bayuh Otanan Dalam Hindu

  • 20 April 2017
  • Oleh: kominfo
  • Dibaca: 282 Pengunjung
Makna Bayuh Otanan Dalam Hindu

Bayuh oton adalah upacara yang diyakini dapat menetralisir derita bawaan (karma dikehidupan terdahulu). Bayuh oton dilaksanakan tepat pada hari kelahiran yajamana berdasarkan wuku dan wewaran, kemudian Upakara yang dipergunakan disesuaikan dengan wuku dan wewaran atau hari kelahiran yajamana, setiap wuku dan wewaran memiliki jenis Upakara yang berbeda sehingga akan ada perbedaan jenis banten dan tempat pelaksanaan sesuai dengan hari kelahiran

Pewacakan merupakan ramalan sifat bawaan menurut hari kelahiran baik itu yang mencakupi wuku dan wewaran,hal ini biasanya dilakukan oleh Ida Pandita/ Sang Sulinggih,hal ini berfungsi sebagai pemahaman watak dan karakter serta hal-hal yg baik atau tidak dilakukan dimasa mendatang oleh sang yajamana 
Dalam menjalani kehidupan dan Dharma. Fungsi Upacara Bayuh Oton. Bayuh oton memiliki fungsi sebagai penyucian diri, baik secara jasmani maupun rohani karena setiap kelahiran kita,kita membawa unsur-unsur magis khusunya terhadap unsur-unsur kejiwaan dari manusia sendiri (karma)

 

Naurin berasal dari kata “taur” yang berarti membayar Atau juga sering disebut dengan nebusin yang berarti menebus. Sehingga sangat jelas bahwasanya bayuh oton merupakan sarana untuk membayar hutang yang dibayarkan atau ditebus dengan sarana upakara dalam hal ini adalah hutang-hutang pada kelahiran sang yajamana . Maoton/Otonan merupakan peringatan terhadap hari kelahiran dan ucapan terimakasi kepada Hyang Guru dan leluhur karena diberikan kehidupan "Dumogi Rahayu svaha"

Fotodue: @putusofyan

sumber: Infobudayabali

  • 20 April 2017
  • kominfo
  • Dibaca: 282 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Berita Lainnya