Monumen Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung

  • 13 Maret 2012
  • Oleh: dr
  • Dibaca: 16576 Pengunjung
Monumen Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung
Monumen Puputan Badung yang sekarang terkenal dengan nama Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung terletak di jantung kota Denpasar di depan Museum Bali. Monumen ini berada di sisi utara Lapangan Puputan yang dulu merupakan medan pertempuran saat terjadi Perang Puputan Badung pada tahun 1906 ketika Belanda menyerbu Denpasar. Kata puputan berarti habis-habisan. Jadi monumen ini adalah sebagai bentuk peringatan dan penghormatan kepada rakyat Bali yang melakukan perang habis-habisan melawan Belanda untuk membela kehormatan dan harga diri. Saat itu, tak kurang dari empat ribu orang termasuk keluarga raja Denpasar tewas. Kini monumen Puputan Badung menjadi saksi bisu dari kegiatan rekreasi masyarakat kota Denpasar yang setiap sore memadati Lapangan Puputan. Perubahan nama Puputan Badung didasarkan atas Surat Keputusan Walikota Denpasar nomor 188.45/585/HK/2009 tanggal 10 September 2009 tentang penetapan I Gusti Ngurah Made Agung sebagai nama Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. nama lapangan Puputan Badung menjadi Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung sebagai suatu kehormatan untuk mengenang kepahlawanan I Gusti Ngurah Made Agung yang pejuang membela tanah air. Dimana I Gusti Ngurah Made Agung adalah raja Badung VII yang memerintah tahun 1902-1906 sebagai tokoh sentral yang dalam peristiwa heroik Puputan Badung 1906 melawan kolonial Belanda yang gugur demi mempertahankan kedaulatan tanah air (Badung) dalam bingkai nusantara, merupakan rangkaian perjuangan dalam merintis kemerdekaan Indonesia.
  • 13 Maret 2012
  • Oleh: dr
  • Dibaca: 16576 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya

Berita Lainnya