Ihwal Tradisi Mebat, Sesangi, dan Ribuan Babi yang Mati di Bali

  • 03 Februari 2020
  • Oleh: Berita Bali
  • Dibaca: 524 Pengunjung

Beberapa hari lagi, umat Hindu Bali akan merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Hari suci tersebut sangat identik dengan tradisi mebat alias membuat masakan khas Bali secara bersama-sama.

Di sejumlah daerah di Bali, tak jarang kita temui sekaa mebat, yaitu sebuah kelompok yang para pesertanya sengaja berkumpul untuk memasak makanan khas Bali menjelang Galungan.Salah-satu yang sangat populer adalah memasak babi guling atau orang Bali menyebutnya: nampah be celeng.

Namun, sejak Desember 2019, wabah kematian babi secara mendadak di Bali sangat memukul para peternak serta usaha terkait lainnya.Headline koran Tribun Bali edisi Senin (3/2/2020) menurunkan berita tentang para peternak di Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, yang kebingungan mengembalikan kredit modal.

Untuk diketahui, desa ini kurang lebih 200 ekor babi yang mati. Para peternak tidak berani mengisi kandang dengan bibit babi yang baru.Hingga Senin (3/2/2020), belum diketahui secara pasti penyebab kematian babi yang kini menembus angka lebih dari 1.000 ekor di seluruh Bali.

Binatang Cerdas
Menurut ulasan yang diterbitkan pada tahun 2015 di International Journal of Comparative Psychology, babi dianggap sebagai hewan yang sangat cerdas.Sebagaimana ditulis dalam sebuah artikel di Live Science, sejumlah studi menunjukkan bahwa babi mampu mengingat objek, memahami waktu, dan memanfaatkan informasi yang dipelajari untuk menavigasi lingkungan mereka.

Bahkan, tingkat kecerdasan mereka lebih tinggi daripada anjing atau beberapa primata!Secara alami, Babi adalah hewan yang sangat bersih. Mereka jauh lebih toleran terhadap suhu yang lebih dingin daripada panas.

Babi tidak memiliki kelenjar keringat, sehingga mereka tidak bisa berkeringat karena itu menikmati berada di lumpur untuk menjaga diri mereka tetap dingin.Ketika mereka dilatih, anak-anak babi dapat mempelajari nama mereka pada usia dua hingga tiga minggu dan merespons ketika dipanggil dan dapat mempelajari trik lebih cepat daripada anjing.

Babi menggunakan geramannya untuk berkomunikasi satu sama lain. Suara geraman babi sangat bervariasi tergantung pada kepribadian babi.Babi berada dalam keluarga Suidae, yang mencakup delapan genera dan 16 spesies. Di antara spesies tersebut adalah babi hutan, babi hutan dan babi kerdil dan babi domestik.

Konon, babi adalah salah satu hewan pertama yang dijinakkan - sekitar 9.000 tahun yang lalu - di Cina dan di daerah yang sekarang disebut Turki.Para petani Asia pertama kali membawa babi peliharaan ke Eropa sekitar 7.500 tahun yang lalu.

Babi Guling dan Sesangi
Geger wabah tersebut juga mengurangi omzet penjualan warung babi guling yang jumlahnya tak sedikit.

Di Denpasar saja, warung makan babi guling tak terhitung jumlahnya. Belum lagi di wilayah lainnya di Bali. Bagi orang Bali, memasak babi guling bukan hanya untuk santapan. Banyak jenis kaul yang kerap dilontarkan orang Bali dan sering menjadikan babi guling sebagai bayarannya.

Ada yang jika teman atau saudaranya menikah, ia mengucapkan sesangi akan memberikan babi guling kepada mempelai.Ada juga orang Bali yang berkaul babi guling jika sembuh dari penyakit. Babi guling berkaitan erat dengan sejumlah kegiatan ritual masyarakat Hindu Bali, salah-satunya sebagai pelengkap banten otonan.

Babi guling sering juga dipakai untuk membayar kaul, yang disebut sebagai naur sesangi atau naur saudan. Banyak jenis kaul yang kerap dilontarkan orang Bali dan sering menjadikan babi guling sebagai bayarannya.

Ada yang jika teman atau saudaranya menikah, ia mengucapkan sesangi akan memberikan babi guling kepada mempelai.Ada juga orang Bali yang berkaul babi guling jika sembuh dari penyakit.

Bahkan, sejumlah politisi tak mau ketinggalan mengucapkan sesangi yang akan menyumbangkan babi guling jika terpilih dalam helatan Pemilu.Adakah di antara Anda yang sudah terlanjur mengucapkan sesangi babi guling? (*)


  • 03 Februari 2020
  • Oleh: Berita Bali
  • Dibaca: 524 Pengunjung

Seni Budaya Terkait Lainnya